Label

Tampilkan postingan dengan label Hatiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hatiku. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Januari 2011

Jerawat Part 2

Jerawat-jerawat ini benar-benar membuatku stres, hampir saja frustasi *hihihi*. Baru kemarin aku menangis seharian karena memikirkan jerawat yang tumbuh beraturan dimukaku. Aku menjadi sangat sensitif, selama 20 tahun terakhir aku tidak pernah berjerawat, baru kali ini. Aku menjadi sangat sensitif, bahkan ketika mama menasihatiku tentang jerawat-jerawat ini aku menjauh segera, takut tak mampu mengontrol emosiku. Mama adalah orang yang sangat perhatian pada diriku, entah karena aku anak perempuan satu-satunya atau karena memang aku yang sulung. Mama selalu rajin membelikanku jamu, bedak-bedakan, cleanser, mama lah yang mengaturnya, aku tidak terlalu mengerti tentang itu. Iseng, ku buka lagi album di Gallery hapeku. melihat foto-foto lama saat wajahku tak berjerawat, bertambahlah air mataku, aku hanya mau jerawat-jerawat ini hilang. huhhh... ternyata kebiasaan menyimpan foto-foto lama itu tak terlalu bagus juga, menambah luka hati saja *hihihi*. Tapi, setelah menangis semalam mencurahkan segenap perasaan kepada Sang Maha Sempurna, aku sadar bahwa tidak ada yang selalu sempurna dalam hidup ini, bahwa roda kehidupan tetap akan selalu berputar meski kau mohon jangan. Takdir akan terus berjalan. Kemarin mukamu bersih tak berjerawat, hari ini berjerawat, mungkin saja besok bisa bersih kembali. Ahhh, jangan bersedih. Hal itulah yang kini membangkitkan semangatku, bahwa jerawatku yang bisa tumbuh juga pasti bisa hilang. Pikiranku yang tadinya sangat sensitif jika ditanya tentang jerawat, kini berusaha tak putus asa dan memikirkan berbagai cara menyembuhkan jerawat *SEMANGAT*. Dari memakai jeruk nipis, madu, bedak dingin, rajin minum vit.E, ada berbagai alternatif pilihan setelah searching seharian diaGoogle. Akhirnya ku putuskan memakai cara sendiri, karena kulitku memang berbeda dari orang pada umunya, lebih berminyak. Aku rajin membersihkan muka menjelang tidur dengan clean&clear yang mengandung vit.C *katanya bagus lohhh untuk mencegah jerawat*, tetap memakai pelembab clean&clear juga tentunya biar kulit muka tidak menjadi kusam, kalau lagi rada berminyak bersihkan pakai oil controling toner dari clean&clear, rajin maskeran juga biar noda hitamnya cepat hilang, nahhh... pake cara tradisional wanita kalimantan, dengan bedak dingin tiap hbs dzuhuran, cara yang cukup efektif buat dinginin kulit, trs klo lagi wudhu harus benar-benar sesuai syarat. Ckckckck... mama sampai ngeleng-ngeleng kepala ga bisa ngomong lagi liat kelakuanku *hehehe*. Tapi ku sadari, yang lebih penting sebenarnya adalah perubahan jiwa, yakni hati yang selalu gembira, senyuman manis, percaya diri, tetap bersabar, harus selalu bersyukur, senantiasa berpikiran positif, ikhtiar dan tawakkal, suka menolong, rajin menabung, tak boleh sombong *nahhh... nahhh... kebablasan nie, hehehe* dan yang terutama adalah rajin berdoa pada Allah SWT karena itulah harapan yang sesungguhnya harus ada, berdoalah niscaya Tuhan akan mendengarkan doamu, jangan remehkan kekuatan doa karena dengan doa muncullah setitik asa, seberkas harapan, membangkitkan semnagat, dan memunculkan segudang ide paling mutakhir :-). Hmmm... aku menyesal menjauh kemarin ketika mama mulai menasihatku, tak sepantasnya aku begitu. seharusnya aku tetap ada dan mendengarkan, walau nasehat mama memang akan tercampur dengan omelan *hehehe*, tapi aku tahu sekali bahwa hal itu sebenarnya adalah pertanda sayang mama padaku, dan aku pun akan selalu sayang mama.
Sedikit cerita sebelum hari ini. Setiap hari aku selalu bertanya pada abah apakah jerawatku berkurang dan nodanya semakin menghilang, abah bilang "yaa! semakin baik dan semakin berkurang, hatiku pun sangat senang mendengarnya, aku berlalu dengan wajah yang amat ceria. Setiap hari aku selalu bertanya seperti itu, dan abah pun tak berubah pada jawabannya yang demikian. Hingga disuatu siang aku bercermin, yang biasanya ku alkukan disore hari saja setelah mandi, dalam penglihatanku mukaku tampak merah dan semakin kusam. Dan aku pun bertanya kepada abah seperti pertanyaan yang selalu ko lontarkan setiap harinya, dan hari itu abah pun menjawab dengan jawaban yang tak jauh berbeda dari sebelumnya. Kali ini ku tak berhenti dan bertanya kembali, "abah sedang bohong yaa??? nyatanya mukanya semakin merah dan jerawat kecilnya bertambah banyak bah" Abah diam dan tersenyum. Ku akui aku sedikit kecewa. Tapi kembali tangisan semalam menyadarkanku, bahwa sebenarnya abah tidak sedang menjawab pertanyaan rutinku, tapi abah sedang memberikan doa untukku, memasukkan energi positif dalam diriku. Yaa Rabbi, hamba terlalu cepat menilai dan kurang apandai berpikir panjang, ampuni hamba yang su'udzon, jauhkan hamba dari berbagai penyakit hati, Amien... Dan kini aku terus dan tak bosan-bosan juga memberika pertanyaan yang sama pada abah setiap hari, seperti abah yang juga tak pernah bosan berdoa untukku.
Jerawat kecil ternyata menyimpan banyak hikmah, banyak rehasia dan cerita perjuangan *hihihi, kayak bela negara saja*. Dan yang lebih-lebih penting aku selalu yakin "Allah sedang mengajariku untuk satu hal, menjadi yang lebih baik dikemudian hari", kali ini tentang harapan, pantang menyerah, usaha, dan semangat untuk diri sendiri.

Tiga bulan telah berlalu sejak kejadian itu, Alhamdulillah sekarang jerawatku memang benar berkurang. Rasa syukur tak terperikan untuk hikmah yang selalu Allah berikan meski hanya  pada kejadian sekecil jerawat :-)

Kamis, 28 Oktober 2010

Belajar Sederhana


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
dengan kata yang tak sempat diucapkan api kepada kayu
yang menjadikannya abu…
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…

Biarkanlah aku belajar mencintaimu dengan hatiku,
bersama masa yang terjalin...
Biarkanlah aku mengumpulkan sinarnya,
bersama mentari dan rembulan...
Biarkanlah aku merekatkan tepi-tepinya,
bersama pagi dan senja...

Karena aku hanya ingin belajar mencintaimu dengan sederhana,
Cinta yang tak mewah namun bersahaja...


Maria Matan

Bisuku

Aku si diam membisu
Tapi aku juga tak mau jadi si dungu
Aku hanya tak ingin diriku dirajai nafsu

Tabu bagiku untuk merindu yang bukan hakku
Salah bagiku untuk datang lebih dulu bercerita sendu

Aku hanyalah pungguk merindu
Yang takut pada dosa yang menghalangi kalbu
Kucemaskan akhirat tempat akhirku
Agar dapat ku bertemu Tuhanku dengan cinta yang terpadu

Biar saja ku simpan segala haru biru
Semoga kelak datang anugerah Tuhan pada diriku
Memberikan pilihan jalan kebaikan pada hatiku 

Yang terbaik dariku: Maria Matan 

Kamis, 10 Juni 2010

June is bLue

Sebiru Langit hari ini...

Terima Kasih yaa Rabb untuk 20 tahun waktu yang telah Engkau anugerahkan untuk hamba, waktu yang lama untuk dapat berproses dan menjadi lebih baik. Hari ini ku kenangkan kembali segalanya, semuanya seperiti kesatuan harmoni lagu yang indah, seketika melow, agak nge'bit, dan tenang. Berpuluh-puluh anak tangga sudah ku daki, rasanya semua pendakian itu terasa menyenangkan walaupun berat. Sebentar melihat kebawah, tak cukup segala rasa syukur yang terucap dengan segala kebesaran anugerah yang Allah berikan. Seperti mimpi, telah sampai disini dengan segala kebaikan yang tetap ada. Kemudian ketika melihat ke atas, rasanya sudah tak sabar untuk menyanyikan seluruh bait lagunya, rasanya tak sabar untuk menyelesaikan seluruh pendakian ini, melepaskan penat dipuncak sambil menyanyikan lagu tentang birunya langit. Terima kasih Rabbi :")

20 tahun yang lalu, saat semua harapan dan mimpi dikecupkan dikeningku. Saat semua cinta dan kebahagiaan menyambutku.  terkadang aku berpikir masih patutkah aku tak peduli dengan mereka semua ???, masih patutkah aku tak mau berbagi dengan yang tak punya bahagia ???, berbagilah selama masih ada yang kamu bagi, bahagiakanlah mereka selagi nyawa masih melekat ditubuhmu. Hakikat hidup adalah menjadi yang berguna bagi orang lain. Tapi, maafkan Tuhan jika tak masih tak bisa kusisakan sedikit ruang kosong dalam hatiku, krisis kepercayaan yang begitu membadai, takut hatiku akan rapuh. Rabbi, izinkan hamba berjalan dijalanmu, berjalan bersama kasihMu, mengikuti waktuMu setia dalam bimbinganMu, Aminnn...

Akhirnya, Terima kasih tak terhingga Rabbi untuk segala kebaikan yang tetap Engkau lekatkan padaku, untuk segala kasih sayang yang Engkau anugerahkan padaku, untuk semua orang terbaik yang Engkau kirimkan untukku. Jadilah yang terbaik anakku, berjalanlah tetap dijalan Tuhanmu, Semoga semua mimpi terbaikmu menjadi nyata, Ulang Tahun bukanlah harus dirayakan dengan penuh kesenangan, tetapi sebagai feed back bahwa umurmu senakin berkurang, jadilah pribadi mandiri diumurmu yang semakin dewasa, kenalilah segala hal yang baik dan buruk, menjauhlah dari segala hal yang dapat membuatmu jauh pada Tuhanmu, kenalilah lebih dalam agamamu dengan caramu agar imanmu istiqomah, bekalmu akan kucukupkan anakku walaupun tak bisa ku lepaskan kau secara penuh sekarang, akan ku keluarkan kau dari rumahku jika waktu itu memang telah tiba, maafkan kami anakku jika kau rasa kami terlalu cerewet padamu, pada segala aktivitas dan lingkunganmu, semua itu tak lain hanya untuk kebahagiaanmu semata. Selamat Ulang Tahun anakku !!!

Rabbi, terima kasih... mereka takkan pernah bisa terganti. Selalu berada pada relung yang spesial dihati ini :")






Mengenang 20 tahun cinta itu telah hadir___

Selasa, 25 Mei 2010

Catatan yang sayang Terbuang


Isak tangis terus bergelayut
bukan karena derita, bukan pula karena begitu sengsara
tapi, karena dirimu yang tak pernah bisa merasa

Jutaan kata ingin ku teriakkan sekeras-kerasnya
agar kau bangun dan segera tersadar
karena jiwa miskin ini begitu peduli pada dirimu

mai

Senin, 03 Mei 2010

Untuk mama

Aku seLaLu rindu mama. Disaat bahagia & sepiku, mama Lah yang paling bisa mengerti aku...

Teringat saat itu, saat sore aku kangen mama. ku kirim sms manja, minta mama menelponku. Tak berapa Lama hendponku berbunyi, ternyata suara milik abah..Abah biLang "Kangen mau ngobrol sm mama yaa???" Aku tersipu meski tak terlihat, Telpon segera beralih ke mama, semua tentang kabarku saat ini, tentang kuliahku, tentang kegiatanku ditanyakan mama. Entahlah, tiba-tiba mama bertanya "Lagi sakit yaa nak??, suramu berbeda..." padahal saat itu aku sedang tidak pilek sedikit pun, apalagi sakit tenggorokan, Aku punya beban tentang semua tugas akhirku, dan mama sangat peka tentang itu, kujawab sajja, "aku baik-baik sajja ma, tak sakit sama sekali" padahal saat itu aku mau menangis, Tuhan ampuni aku sedikit bohong pada mama..aku hanya tidak ingin mama khawatir.
Sungguh ku mau mama ada disini seperti dulu,  seperti saat mama menemaniku mengerjakan PR sampai larut malam ketika SMP, menemaniku belajar ketika besok ulangan disekolah. Rabbi, hamba rindu semua itu...

Tapi aku sadar, aku bukan seorang anak perempuan seperti dulu lagi..mama mau aku lebih dewasa dan mandiri, mampu bertanggung jawab terhadap semua tugasku,
mama mulai mengenalkanku pada dunia sebenarnya walaupun belum melepasku secara penuh... Aku bukan Lagi anak perempuan seperti dulu, aku adalah gadis manis untuk mama, 
yang selalu bersemangat dan berusaha belajar bersikap bijak seperti mama saat menyikapi setiap tantangan...

*Lagi kangen mama, sangaddd!!!

Sabtu, 24 April 2010

savage garden - I knew I loved you

Video Klip dari Savage Garden. Lagu na bagus Lohh :)) Romance, meLow, tapi yang lebih penting Lagu ini memberikan pesan tentang cinta yang disandarkannya pada takdir, tentang keyakinan pada jodoh. Tentang keyakinan bahwa Tuhan telah menautkan cinta itu sebenarnya jauh sebelum kau bertemu dengannya, jauh sebelum kau mengenalnya, dan tanpa kau sadari rasa manis itu sebenarnya telah ada untuk seseorang yang terbaik untukmu... Hoaahhhhh, So sweet...Bkin ngatuk bukkkk, hehehehehe


Minggu, 18 April 2010

Biru ku (2)

  

Bersenandungku bersama biru

Tentang langit yang tak lagi kelabu
Tentang ombak tenang yang berderu
Tentang cinta yang semakin merindu
Tentang mimpi dan harapan baru

(mai)

Rabu, 14 April 2010

Lukisan Cinta

Disana...
Disebuah reLung
Ada yang sedang mencoba melukis dirimu 
Dengan alunan kuas-kuas sabarnya 
Memberikan sketsa pada kanvas hati

Dengan tegas dia pun memberikan garis 
Melukis indahnya matamu 
Melukis manisnya senyummu
Melukis lembutnya raut wajahmu

Lama...
Dan semakin mendekati 
Raut cantik pun terlukis 
Kuasan ajaib cinta telah memberikan warna 
Memberikan nyata pada tiap goresan bermakna

Dan ketika nyata itu semakin kuat 
Cinta pun semakin lekat 
Lebih indah dari sekedar lukisan nyata
Untuk berusaha mencari cinta setulus jiwa

(mai)

Senin, 12 April 2010

Biruku



Ragu itu muncul lagi, memupuskan harapan, mempertipis hati, meluluhkan kelenjer air mata. Sudah sejak tadi malam ku berusaha menegakkan matahariku, sudah sejak tadi malam ku berusaha menghalau resah, sudah sejak tadi malam aku menangis bimbang... Ampuni hamba Rabbi dengan semua kelemahan yang hamba semaikan dijiwa, hati hamba tak jua bisa setegar karang dan sekuat batu.
Hari ini... 
Sebiru langit yang Engkau anugerahkan untuk maya pada, sehijau dunia yang engkau hadiahkan untuk seluruh makhluk, sebersih udara yang telah Engkau berikan untuk jiwa-jiwa yang tenang. Semoga hatiku tak Lagi kelabu dengan segala kepasrahan yang telah kusandarkan, jiwaku tak lagi ragu dengan setiap langkah yang ku kuatkan pada takdir terbaik yang telah Engkau tuliskan dikitabku. 

_sebiru langit hari ini

Hanya pada-MU

Cinta itu sedang coba ku maknai
Bersama waktu yang terus menari
Bersama syahdu yang mengaliri nadi

Ku sampaikan cinta bersama bait-bait nyanyian surgawi
Ku haturkan cinta diseperempat malam merindu
Ku nyatakan cinta di setiap sudut suci hari nyata

Ku rindukan cinta diantara kepasrahan nafas dan ringkihnya jiwa
Ku baktikan cinta lewat sedikit kebaikan pada sesema
Ku abadikan cinta di setiap anugerah detik yang berjalan

Cinta ini, cinta yang takkan pernah ditangisi dan menangisi
Cinta ini, cinta yang takkan pernah dilukai dan melukai
Cinta ini, cinta yang takkan lekang oleh waktu

(mai)

Minggu, 11 April 2010

Masih Bersayap


Lagi
Sunyi
Berusaha membuang sepi
Bangkitkan semangat juang sendiri

Jalan terlampau panjang
Sulit untuk ditembus pandang
Susah untuk dibayang-bayang
Rugi dibiarkan terbuang

Mataku memang lelah
Sulit memandang lekat-lekat
Kakiku pun sudah terlalu berat
Hampir tak bisa berpijak kuat

Tapi maaf...

Semangatku belum kalah meski sayapku hampir patah
Jiwaku belum luluh meski ragaku runtuh
Hatiku pun coba tak hirau sedih meski tersayat perih
Warnaku pun belum pudar meski matahari enggan bersinar

Tak banyak alasan...

Karena CintaNya senantiasa dihati
Meski yang lain mulai menjauh pergi
Karena RidhoNya kan selalu mengiringi
Bersama harap suci ayah dan ibu

Senin, 29 Maret 2010

Embun Pagi...


Sesaat ketika bangun tidur tadi pagi segera terpikir, "Rabbi bagaimankah hambamu ini dapat melewati hari esok?", seribu hal bergelayut dalam benakku apakah besok lebih baik ataukah lebih suram, Apakah segala harapanku dapat menjadi kenyataan, Apakah hari esokku akan lebih menggembirakan. Tapi, sekali lagi ku ingat kata-kata mama, "jangan pernah berpikir tentang esok tetapi jalanilah hari ini dengan sebaik-baiknya, semoga harimu besok lebih menyenangkan anakku..."

Dunia selalu berputar, tak selamanya hidup ini penuh derita dan tak selamanya pula hidup ini selalu dihiasi gelak tawa. Allah mempunyai takdir yang dituliskan bagi tiap hambaNya. Takdir itu terus berjalan seiring berjalannya kehidupan. Sebuah kalimat hiburan yang sering dilontarkan mama untukku ketika aku berada dalam keadaan terpuruk "Jangan menyerah nak, Allah Maha Adil. Dia selalu berserta orang yang mengingatNya, Dia selalu beserta orang yang berniat melakukan kebaikan. Dia pasti punya jalan tersendiri untukmu yang tak pernah kamu ketahui karena Dia Sang Maha Tahu pembelajaran manakah yang terbaik untukmu". Kalimat itulah yang seringkali membuat airmataku semakin deras, bukan karena bertambah sedihku. Tetapi karena seketika hilanglah dukaku, bergelerolah semangatku dan berbiasalah bahagia dalam jiwaku. Sebuah kata-kata pelipur duka dari mama orang yang sangat mencintaiku.

Segala sesuatu didunia ini adalah takdir kehidupan. Takdir adalah pengetahuan sempurna Allah atas semua peristiwa di masa lalu dan masa depan, laksana satu waktu saja. Ini menunjukkan kekuasaan mutlak Allah atas semua makhluk dan semua peristiwa. Manusia bisa saja berhati-hati agar tidak mengalami suatu peristiwa yang buruk, tetapi Allah mengetahui semua peristiwa sebelum hal itu terjadi. Bagi Allah, masa lalu dan masa depan adalah satu. Semua itu sama-sama berada dalam pengetahuan Allah karena Dialah yang menciptakannya (Harun Yahya).

"Sesungguhnya, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran." (al-Qamar: 49)*
"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfudz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya, yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (al-Hadiid: 22)*
"Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yunus: 107)*

Aku bersyukur tentang setiap pagiku yang dapat kulihat seketika mata terbuka. Bahwa aku masih diberikan kehidupan, bahwa aku masih diberika berbuat kebaikan hari ini hingga petang menjelang dan berdoa untuk esok hari diantara desah nafas kepasrahan tidurku. Sekali lagi aku bersyukur, masih dapat diberikan kesempatan untuk melakukan hal-hal terbaik dalam hidupku, masih dapat berbagi kebahagiaan dengan orang-orang yang ku cintai, dan masih dapat berbagi pada sesama yang membutuhkan.

Terima kasih untuk mama yang tak pernah lelah menjadi mama terbaik untukku dan menjadi sahabat terdekat dalam hidupku. :)

Senin, 22 Maret 2010

With LupH

Terselip doa disetiap sujudku untuk cinta yang membuatku bisu...
Terwujud buliran-buliran rindu untuk cinta yang membuatku beku...
Terangkai kata-kata bersahaja untuk cinta yang membuatku lupa pada segala...

Hoaaammmmm....
masii nunggu yang baek yg dkirimkan Tuhan buatku, kata temanku tak perlu yang terbaek, cukup yang baek, semoga kemudian bisa menjadi lebih baek n terbaek dengan adanya usaha dan kemandirian, dengan demikian terlihat usaha baek untuk selalu berusaha mndapatkan kebaikan & ridho-NYA semata.

Mencinta & menunggu adalah 2 hal yang tak bisa dipisahkan. Jadi ingat kata-kata mutiara kemaren lusa:

*Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat,Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius. Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam, Kota Roma tidak dibangun dalam sehari, Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan, Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan. Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,Dan penantian kita tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal – iman, keberanian, dan pengharapan – penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan. Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.*


OKGirLs, fIND U'r Love....